SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Komisi B, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada Badan usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) untuk menangkap peluang jelang pengembangan Unitisasi Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang segera dimulai.
“Kami berharap PT BBS mendapat banyak peluang usaha di J-TB nantinya,” tegas Sekretaris Komisi B, Lasuri, saat ditemui Suarabanyuurip.com di ruangan kerjanya, Sabtu (26/9/2015).
Meskipun sebelumnya PT BBS gagal menangkap peluang pada proyek EPC di Blok Cepu, kali ini 100 persen harus berhasil dilakukan, karena operator J-TB adalah Pertamina.
“Karena ada Pertamina disini, kami melihat peluang bisnisnya cukup besar,” tandasnya.
Belum ada opsi dari DPRD untuk menangkap peluang di J-TB oleh PT BBS, apakah mendapat suntikan dana melalui APBD ataupun menggandeng mitra ketiga sebagai pemodal.
“Ya kita lihat PT BBS seperti apa, apakah mengajukan modal atau cukup dengan menggandeng mitra. Untuk menambah modal kepada PT BBS butuh kajian juga,” tukasnya.
Bicara tentang pendapatan, PT BBS belum memberikan pemasukan yang cukup maksimal. Misalnya, tahun ini PT BBS hanya menyumbang PAD Rp500 Juta saja. Padahal, kalau uang itu didepositokan maka hasilnya bisa lebih dari nilai yang disetorkan oleh PT BBS. (Rien)Â