SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Satu sumur tua di Lapangan Tawun Gegunung, Kecamatan Singgahan dan Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur bisa menghasilkan 15 drum per hari.
“Satu sumur yang dikelola teman-teman menghasilkan sekitar 10 sampai 15 drum perharinya,” kata salah satu tokoh penambang setempat, Ukin, kepada Suarabanyuurip.com melalui ponselnya, Sabtu (26/09/2015).
Hasil minyak mentah yang mereka keluarkan, saat ini dijual bebas melalui perengkek yang mau mengambil ke lokasi. Satu drumnya, mereka mematok harga 500 ribu rupiah.
“Kita tahunya ya dijual per-drum itu, diambil para perengkek,” kata Ukin.
Ukin mengatakan, di Lapangan Tawun Gegunung ada 22 sumur tua. Tetapi yang sekarang aktif dan dikerjakan warga hanya 2 sumur.
“Penambang berasal dari desa-desa sini, ada yang dari Mulyoagung Kecamatan Singgahan, Sidonganti Kecamatan Kerek, dan juga di desa Kecamatan Bangilan,” kata warga Desa Mulyoagung menjelaskan.
Satu sumur dikerjakan secara berkelompok dan bergantian. Satu kelompok minimal 15 orang dan maksimal 85 orang yang mengerjakan sumur tua ini.
“Kalau dihitung sama perengkeknya ya banyak Mas, sampai ratusan” kata Ukin.
Penambang berharap mendapatkan perhatian dari Pertamina EP sebagai pemilik wilayah. Salah satunya dengan melakukan pendampingan kepada penambang cara pengelolaan sumur tua sesuai aturan dan regulasi yang berlaku. (edp)