PUPNS Dikeluhkan Pegawai Cepu

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Sebagian Pegawai di wilayah Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah mengeluhkan diberlakukannya Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) secara online. Penyebabnya adalah situs resmi milik pemerintah tersebut sulit untuk dibuka. Sehingga perlu berhari-hari untuk melakukan proses registrasi dan pengiriman berkas.

Sucipto, suami salah satu PNS di Kelurahan Balun, Kecamtan Cepu, Kabupaten Blora, mengaku, mengalami kesulitan dalam melakukan proses isi data.

“Situs resminya sulit dibuka, dan selalu eror terus,” kata Sucipto, saat ditemui suarabanyuurip.com di rumahnya, Rabu (30/9/2015).

Butuh waktu lama untuk masuk ke situs PUPNS, dan banyak kolom yang harus di isi. Seringnya eror, dimungkinkan adanya ribuan PNS di Blora yang semuanya membuka untuk melakukan pendataan ulang.

“Mulai dari data diri, golongan Kepegawaian, Ijasah, hingga data keluarga. Semua harus benar,” jelasnya.

Dia menjelaskan, jika dalam pengisian data itu tidak benar, dikhawatirkan akan berpengaruh pada status kepegawaiannya. Padahal, masih banyak pegawai yang belum bisa mengoperasiakan internet.

Baca Juga :   Masyarakat Dukung Pengungkapan Korupsi di DPRD

Seharusnya, dinas terkait memberikan perhatian hal ini. Jangan dibiarkan begitu saja. Meskipun waktunya hingga Desember mendatang.

“Kalau yang sudah faham tidak masalah, bagi yang belum ini yang bahaya. Bisa juga status PNS nya tidak diakui, karena salah masukan data,” tuturnya.

“Yang belum bisa semua diserahkaan ke operator. Jadi mereka tidak tau emeilnya apa. Apalagi paswordnya. Ketika ada pengumuman apakah mereka bisa tahu,” tambahnya.

Salah satu Kepala Sekolah SD di Kecamatan Jiken, Sukati, mengaku, belum mampu mengoperasikan internet melalui email, sehingga semua isian ke PUPNS diserahkan ke operator. Dengan cara, semua belangko di print out dulu dan diisi data yang diperlukan baru diserahkan operator.

“Kami pasrah operator, Mas. Seperti rekan-rekan lain juga melakukan hal yang sama, karena kurang paham,” pungkasnya. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *