SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Bojonegoro – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) mulai melakukan pendataan rengkek (pengangkutan solar dalam jerigen) menggunakan sepeda motor keluar masuk wilayah penambangan dan penyulingan lapangan sumur tua Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (01/10/2015).
Komandan Pos Koramil Kedewan, Pelda Suparno, menuturkan, pendataan yang dilakukan hanya sebatas keluar masuk rengkek.
“Hanya sebatas ditanya alamat, dan akan dibawa kemana solarnya,” terang Suparno saat ditemui di Pos Koramil Kedewan, Kamis (1/10/2015).
Dari puluhan rengkek keluar masuk tersebut, ada rencana akan ditertibkan. “Belum tau pasti untuk jadwalnya,” ujarnya.
Dia menjelaskan, ada tiga pos pencatatan keluar masuknya perengkek dari wilayah pertambangan Wonocolo.
“Pos Wonocolo, Pos Koramil Kedewan, dan Pos Hargomulyo,” tuturnya.
Dia mengaku, mendapat tugas untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait penutupan dan penertiban pengolahan minyak mentah menjadi solar. Sambil memberikan sosialisasi, penggalian informasi di masyarakat juga terus dilakukan sebelum penutupan dilakukan.
Tentunya, untuk sebagai bahan pertimbangan dan solusinya nanti, karena banyak masyarakat sekitar yang menggantungkan ekonominya dari pengolahan sumur tua tersebut.
“Kami juga menggali informasi kaitannya dengan dampak di masyarakat apabila dilakukan penutupan nanti,” jelasnya. (Ams)