Proyek EPC J-TB Jadi Satu Paket

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Proyek Engineering, Procurement, and Constructions (EPC) di proyek Unitisasi Gas Jambaran Tiung (J-TB) akan dijadikan satu. Sehingga, tidak seperti yang ada di proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu.

Direktur Utama (Dirut) Pertamina EP Cepu (PEPC), Ardiansyah, mengungkapkan, EPC hanya istilah penyebutan saja dalam sebuah proyek.

“Untuk proyek kita, dijadikan satu paket,” kata dia kepada Suarabanyuurip.com.

Saat ini sedang proses pengadaan (procurement). Biasanya, tahap ini juga berlangsung cukup lama. Diperkirakan, proses ini berjalan paling lama sekitar 11 bulan. Setelah itu, tinggal pengerjaan pembangunan fisik. Diperkirakan, pengerjaan fisik sudah bisa dilakukan pada tahun 2016.

“Beberapa hal yang saat ini sudah berjalan, persiapan well pad, dan pembebasan lahan,” imbuhnya.

Kepala Bagian Humas SKK Migas, Ellan Biantoro, menyatakan, untuk progres J-TB masih sebatas penyelesaian Front End Enginnering Design (FEED).

Mengenai kemungkinan dibukanya peket pengerjaan proyek, tidak menutup kemungkinan akan ada sejumlah paket pengerjaan. Hanya saja dia belum bisa memastikan.

Baca Juga :   Gaji Terlambat Security Gembok Pintu Sukowati

“Untuk FEED-nya sudah. Mengenai adanya paket pengerjaan proyek masih belum ditentukan,” ucapnya.

Seperti diketahui Lapangan J-TB diperkirakan mengandung cadangan gas sebesar 2 triliun kaki kubik. Cadangan gas yang ada tersebut diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan gas dengan jangka waktu tahun 2019 hingga 2030.

Lapangan J-TB ini ditargetkan mulai produksi sebesar 227 juta kaki kubik gas per hari pada kuartal pertama 2019-2020. (Roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *