Sebut Ijin Tambahan Flaring Belum Turun

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Kepala Unit Percepatan Proyek (KUUP) Banyuurip, Julius Wiratmo, menyatakan, ijin tambahan flaring Lapangan Banyuurip, Blok Cepu hingga memasuki bulan oktober ini masih belum turun.

Ijin flaring sedianya sudah pernah dikeluarkan pada saat kegiatan flaring sebebsar 23 MMSCFD. Namun, untuk tambahan 50 MMSCFD masih belum dipastikan.

“Untuk yang 50 Milions Metric Standart Cubic Feed Day (MMSCFD) belum turun, ,” kata Julius Wiratmo, kepada Suarabanyuuip.com, Jum’at (2/10/2015).

Dia memperkirakan, ijin tambahan yang masih proses di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH & K) akan segera turun pada bulan ini.

“Mungkin Oktober ini,” imbuhnya.

Julius menambahkan, jika kegiatan flaring 50 MMSCFD sudah berjalan, maka jumlah produksi Lapangan Banyuurip, Blok Cepu akan bertambah dikisaran 40 ribu barel per hari (bph). Sedangkan jumlah produksi saat ini masih stagnan dikisaran 80 – 85 ribu bph.

Sementara itu, paska insiden amuk massa di area EPC-1 beberapa waktu lalu proses pemulihan sudah berjalan. Pria asal Salatiga, Jawa Tengah ini memperkirakan start up proyek Lapangan Banyuurip yang berpusat di Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur dimulai bulan Nopember bulan depan.

Baca Juga :   Tunda Pencairan ADD Tahap Tiga

“Start up train A sekira Nopember bulan depan,” ucapnya. (Roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *