SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Dua rumah yang berada tepat di pinggir Jalur Pantura, tepatnya di Dusun Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tertimpa truck pengangkut batu gamping.
Rumah sial tersebut milik Abdul Latif, dan Srimah. Kondisinya hancur di bagian teras dan depan rumah. Beruntung kejadian yang terjadi pada Selasa (06/10/2015) ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
“Untungnya saat kejadian tadi di depan rumah tidak ada orang,” kata Abdul Latif, salah satu pemilik rumah di lokasi kejadian.
Kejadian naas ini bermula ketika truck fuso dengan Nopol W 8980 XB, bermuatan batu gamping sekitar 30 ton dikemudikan Wahyudi (33), warga Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, melintas di jalur nasional tersebut. Truk sarat muatan itu dari arah kota Tuban (barat), akan mengirim muatan ke salah satu pembakaran batu gamping di Kecamatan Plumpang.
“Ketika di lokasi trucknya seperti blong, sementara jalan sebelum sampai ke jembatan itu menurun tajam,” kata salah satu saksi mata, Anam (33), di lokasi.
Dimungkinkan karena panik akibat kendaraan banyak, dan di depan ada jurang, sopir truck memilih untuk membanting kendaraannya ke kiri. Truck kemudian menabrak dua rumah, dan baru bisa berhenti ketika terguling.
“Tadi sopir truck sempat terjebak di kendaraannya, tapi berhasil ditolong dan sepertinya tadi mengalami patah kaki,” jelas Anam. (edp)