SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Pendapatan (Dispenda) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan, target penerimaan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas) tahun 2016 meningkat dari tahun 2015.
“Kami optimis DBH Migas meningkat pada tahun 2016,” kata Sekretaris Dispenda, Waji, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (7/10/2015).
Target penerimaan DBH Migas tahun 2016 dipasang kurang lebih sebesar Rp1,4 triliun dengan rincian DBH Migas pendidikan sebesar Rp Rp41 miliar, minyak bumi Rp1,3 triliun, gas bumi Rp3,4 miliar.
Target DBH Migas tersebut meningkat dari tahun 2015 yakni untuk minyak bumi sebesar Rp793 miliar, gas bumi Rp4 miliar, dan DBH Migas pendidikan sebesar Rp26 miliar.
“Estimasi peningkatan tersebut dengan ICP atau Indonesian Crude Price US$50 per barel,” tambahnya.
Sementara, untuk produksi dari  Lapangan Banyuurip, Blok Cepu mencapai 205.000 barel/hari, Lapangan Sukowati 23.000 barel/hari, dan Tiung Biru serta sumur tua sebesar 3000 barel/hari.
“Meskipun begitu, kami masih menunggu Perpres APBN 2016 untuk Bojonegoro, semoga saja tidak mengalami penurunan,” tandasnya. (Rien)