SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Kasus kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di wilayah hukum Polres Tuban, Jawa Timur menjadi momok cukup menakutkan.
Data sebelumnya yang diterima Suarabanyuurip.com, angka kecelakaan di Tuban mencapai 770 kasus, dengan jumlah korban nyawa mencapai 144 jiwa. Terjadi pada kisaran bulan Januari sampai bulan September 2015 ini.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tuban, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Dyno Indra Setyadi, menyebut, pihaknya tengah berusaha menekan angka kecelakaan di Tuban. Petugas membuat pos pantau Therapy Black Spot, yaitu dengan melakukan pengawasan di lokasi rawan kecelakaan.
“Salah satu area Black Spot adalah jalur poros Kabupaten Tuban dan Kabupaten Bojonegoro, tepatnya yang ada di wilayah Kecamatan Plumpang,†kata Dyno, Kamis (08/10/2015).
Di titik ini, petugas telah melakukan evaluasi. Selama satu bulan terjadi sekitar 10 kecelakaan, dengan jumlah korban berkisar antara usia 16 sampai 30 tahun.
“Rata-rata kecelakaan terjadi antara sepeda motor dengan sepeda motor,†kata Dyno.
Khusus di area Black Spot ini, petugas mulai melakukan penjagaan pada jam yang dinilai rawan kecekaan. Siang sampai sore hari. Keberadaan Pos pantau ini, diklaim bisa menurunkan angka kecelakaan sampai 90 persen.
“Selain penjagaan di Pos, kita juga melakukan patroli dengan harapan bisa menekan angka kecelakaan di Tuban,†tandasnya. (edp)