SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tengah mengajukan permintaan dua buah pompa angguk kepada Kementerian ESDM.
“Rencananya pompa angguk itu untuk monumen pertanda kota minyak,” kata Kepala Dinas ESDM, Agus Suprianto, melalui pesan pendek, Sabtu (10/10/2015).
Pada dasarnya, Kementrian ESDM mendukung rencana pembangunan monumen yang menggunakan alat penambangan minyak tradisional yang banyak terdapat di sumur tua.
“Pompa angguk itu akan diambilkan dari Pertamina EP Asset 4 yang sudah tidak terpakai,” pungkasnya.
Dua unit pompa angguk itu rencananya akan diletakkan di alun-alun kota dan rest area di Kecamatan Baureno. Selain penanda kota minyak, juga sebagai sarana edukasi masyarakat.
“Masih ada beberapa persyaratan yang harus dilengkapi untuk mendapatkannya, tapi sudah kami kirim,” pungkasnya. (Rien)