Teliti Daerah Penghasil Migas

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Keberadaan industri perminyakan Blok Cepu, menarik perhatian Akademisi Kampus untuk melakukan penelitian di wilayah terdampak. Satu diantaranya adalah Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Meskipun saat ini tidak memperoleh kompensasi dari keberadaan proyek tersebut.

Ketua Tim Peneliti dari Universiyas Diponegoro (Undip), Agung Sugiri, menuturkan, penelitian diawali dengan adanya polemik Blok Cepu tahun 2010 lalu.

“Pada zaman itu, masyarakat lokal kurang mendapat perhatian. Dari situlah kami saat ini melanjutkan penelitian,” kata Agung usai melakukan diskusi tentang Migas bersama masyarakat Cepu di Pendapa Kecamatan Cepu, belum lama ini.

Dia mengaku, dalam penelitian tersebut, pihaknya melibatkan masyarakat lokal. Dari tesis itu ternyata terkonfirmasi saat penelitian, dan ada yang tidak terduga dan diluar perencanaan.

“Terdapat masalah ego sektoral antara masyarakat Bojonegoro dan Blora. Khususnya masalah tenaga kerja. Dan ini akan kita coba tindak lanjuti,” ujarnya.

Penelitian itu, lanjut dia, akan fokus pada permasalahan yang ada di masyarakat Cepu dan Blora. Untuk wilayah terdampak adanya proyek Migas adalah adanya kompensasi.

Baca Juga :   Perusahaan Migas Kelas Kakap Hengkang, SKK Migas : Kontrak Mereka Sudah Berakhir

“Prinsipnya gampang, ada wilayah terdampak dan ada kompensasi, untuk lingkungan dan masyarakat, keduanya harus diperhatikan,” ujarnya.

Terkait UU No 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, pihaknya juga mengaku akan melakukan penelitian tentang itu.

“Di sini ada wilayah mendapat ketidak adilan. Dari situ kami akan menerbitkan di jurnal internasional. Supaya lebih besar gaungnya,” ujarnya.

Ditambahkan, harus terwadahi oleh pemerintah, apakah nanti ada revisi atau amandemen, karena disini jelas ada ketidak adilan,” turturnya. ((Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *