Pelaku Tersinggung Korban Geber Motor

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Tujuh pemuda asal Desa Pucangan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, merasa tersinggung dengan sikap dua pemuda korban kekerasan yang sekarang masih dirawat di RSUD Dr R Koesma Tuban.

Informasi yang diterima Suarabanyuurip.com dari Mapolres Tuban, kejadian bentrok fisik yang terjadi di jalan Desa Pucangan malam tadi berawal ketika para pelaku (sekira 8 orang) berada di warung tuak. Pada saat bersamaan juga ada dua korban, Abdul Rahman dan Cucuk, asal Desa Wangun, Kecamatan Palang, yang juga menikmati warung tuak yang masih berada di Desa Pucangan ini.

“Kedua kelompok pemuda ini bertemu di warung tuwak yang berada di Desa Pucangan,” kata Kasubbag Humas Polres Tuban, AKP Elis Suendayati, kepada Suarabanyuurip.com, Selasa (13/10/2015).

Elis menerangkan, puas menikmati tuwak, Abdul Rohman dan Cucuk, meninggalkan lokasi sambil menggeber gas motornya beberapa kali. Ulah inilah yang memicu kemarahan para pelaku dan mengejar korban.

“Setelah terkejar, para pelaku langsung menyerang dua korban. Termasuk memukulkan batu kumbung ke arah kepala korban,” kata Elis.

Baca Juga :   Bangun Pasar Antisipasi Pengangguran Blok Tuban

Korban langsung terkapar dan para pelaku melarikan diri. Beruntung petugas bisa mencokok para pelaku pada malam itu juga, meski ditempat yang berbeda.

“Korban menderita luka di bagian kelapa, lengan, dan juga dibagian dada. Keduanya masih dirawat di rumah sakit yang ada di Tuban,” kata Elis.

Selain para pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti berupa pecahan batu kumbung yang dibuat memukul korban. Para pelaku yang saat ini diamankan adalah STN (25), AH (22), HH (24), SS (23), dan MAR (20), serta dua pelaku yang masih dibawah umur yaitu AS (17), dan FZ (17). (Edp)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *