SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Proyek jembatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) berukuran panjang 4 meter dan lebar 5 meter yang menghubungkan Desa Bakung dengan Desa Caruban Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memasuki masa pengecoran.
Selain berfungsi sebagai lintasan kendaraan bermotor, kolong dari jembatan itu juga berfungsi sebagai saluran tumpahan air di saat musim penghujan.
Dari pantauan, sejumlah tentara dibantu warga dan komponen terkait lainnya melaksanakan pengecoran dengan cara gotong royong, Rabu (14/10/2015) kemarin. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 orang. Pengecoran dilakukan, setelah tiga hari sebelumnya telah merampungkan pemasangan papan cor di sisi utara dan selatan dari bahu jembatan.
Selama pengerjaan, untuk sementara kendaraan bermotor roda dua maupun lebih dibuatkan jalan darurat di sisi selatan jembatan yang dibangun.
“Kegiatan bangun jembatan merupakan bagian dari yang harus dipercepat pengerjaannya dari pekerjaan fisik lainnya, mengingat musim penghujan sudah mulai datang,†kata Nuril, dari Pemkab Bojonegoro.
Selain dari warga dan tentara, tahapan pengecoran juga dibantu dari puluhan mahasiswa dan pramuka yang datang dari luar Desa Bakung. Mereka antusias dan tidak malu bergumul dengan adukan semen.
Untuk anggaran pembangunan jembatan poros desa ini diperoleh dari APBD Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU). “Ini bentuk kebersamaan TNI dan semuanya, “ kata Danramil Kanor Kapten Ilyas.(roz)