Alat Ukur Suhu Kembali Dipasang

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Setelah dilepas untuk dilakukan perbaikan beberapa waktu lalu, kini telah di pasang kembali alat ukur suhu dan kelembaban udara oleh operator Ladang Migas Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) sejak Kamis (15/10/2015) kemarin.

“Empat alat papan monitoring sudah dipasang kembali sejak kemarin, Mas,” kata Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya kepada suarabanyuurip.com melalui pesan pendek, Jumat (16/10/2015).

Dijelaskan, empat alat monitoring suhu dan kelembaban udara itu difungsikan di empat titik lokasi, yaitu di halaman Balai Desa (Baldes) Gayam, Dusun Ledok, halaman Baldes Mojodelik, dan di halaman Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa-Timur.

Dari pantauan menyebut, pada jam 13.13 WIB, alat monitoring di halaman Baldes Gayam menunjukan T : 38.8 C, dan RH : 18.9 %.

Diberitakan sebelumnya, alat monitoring suhu dan kelembaban udara itu dipasang bersamaan dengan adanya aktivitas gas suar bakar (flaring) di tapak sumur Well Pad A dan B, Lapangan Migas Banyuurip yang bersentra di Kecamatan Gayam, Bojonegoro.

Baca Juga :   Pemkab Minta KKKS Perketat Wilayah Kerja

Selain itu, alat ukur suhu ini sempat dilepas untuk dilakukan perbaikan. Sehingga, warga tidak bisa mengetahui berapa derajat celcius suhu di Desa Gayam yang dekat dengan lokasi proyek Banyuurip seperti hari-hari biasanya beberapa waktu lalu. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *