SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Hutan Jati milik Perhutani di kawasan Dusun Pakah, Desa Gesing, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terbakar, Sabtu (17/10/2015).
Peristiwa ini terjadi diduga akibat ulah iseng yang sengaja membakar tumpukan daun kering disana, dan membiarkan begitu saja, karena angin cukup kencang disertai cuaca panas, api cepat merambat dan membakar daun kering serta tanaman jati muda yang ada disana.
Selain hutan, kebakaran juga mengganggu arus lalu lintas di jalur Pantura. Asap pekat berwarna putih sempat memenuhi jalan dan mengganggu pandangan, baik dari arah Surabaya ataupun arah Semarang yang melintas di lokasi ini.
“Asap berasal dari hutan yang terbakar itu. Cukup mengganggu,†kata Wawan (23), salah satu pengguna jalan di lokasi.
Informasi yang diterima Suarabanyuurip.com, kebakaran terjadi di petak 79 dan petak 80 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Pakah, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Tuban.
“Bisa jadi ini dibakar orang, kemudian orangnya langsung pergi,†jelas Kepala RPH Pakah, Sumarji, di lokasi.
Belum bisa dipastikan sudah berapa luas hutan di sekitar lokasi ini yang terbakar. Saat ini yang terbakar sekitar 1 hektaran, sementara yang lain sudah dipasang sekat pembatas supaya kobaran api tidak meluas dan membakar petak hutan yang lain.
Beruntung kebakaran hutan cepat diketahui. Sehingga petugas dan warga sekitar melakukan pemadaman bersama. Selain agar api tidak terus meluas, juga agar lalu lintas di jalur Pantura tidak terganggu.
“Petugas akan berjaga, supaya api tidak membakar hutan lagi,†terang Sumarji. (Edp)