SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pasca kebakaran sumur 10 kawasan Kedinding, hingga saat ini Pertamina EP Asset 4 Field Cepu masih mendalami kasus terjadinya insiden kebakaran di wilayah pertambangan sumur tua Kedinding, Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (23/10/2015) malam lalu.
Legal and Relation Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Sigit Dwi Aryono, mengaku, sejak paska padamnya api di sumur 10 wilayah pertambangan sumur minyak tua kedinding, pihaknya masih melakukan pendalaman dan investigasi.
“Kita masih dalami dan investigasi kejadian tersebut,” kata Sigit, kepada suarabanyuurip.com, Senin (26/10/2015).
Dia mengungkapkan, usai melakukan investigasi Pertamina akan mangambil tindakan untuk mengantisipasi kejadian serupa.
“Sementara kita masih mencari data teknis terkait sumur ini, baru nanti diambil tindakan biar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujarnya.
Disinggung terkait ditarget berapa lama investigasi dilakukan?. Sigit mengaku, tidak ada target.
“Karena sumur ini merupakan peninggalan belanda,” jelasnya. (Ams)