Jadi Daerah Penghasil Migas, Blora Minim Faskes

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora- Menjadi daerah penghasil migas, tampaknya, tak menjamin infrastruktur di wilayahnya bagus. Di Blora, Jawa tengah, fasilitas maupun tenaga kesehatannya seperti dokter masih minim.
Menurut Kepala Seksi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Dinas Kesehatan Blora, Nanik Sri Mulyaningsih, membenarkan jika Kabupaten Blora miskin fasilitas kesehatan (Faskes) sampai sekarang ini.

“Termasuk kekurangan tenaga kedokteran,” katanya kepada suarabanyuurip.com, Selasa (27/10/2015).
Menurut dia, dokter enggan di Blora karena kondisinya wilayahnya gersang dan masuk ketegori wilayah Miskin di Jawa Tengah.

“Melihat wilayah gersang, rata-rata Dokter enggan Kembali ke Blora,” ujarnya.
Seharusnya, menurut dia, pucuk pimpinan memberikan iming-iming kepada para dokter supaya mereka betah dan mau bertempat di Blora.

“Tapi kembali lagi kepada jajaran pimpinan,” ucap Sri Mulyaningsih. 
Dia mengungkapkan, selama ini keberadaan dokter di Blora rata-rata di kontrak lantaran telah purna, baik di Cepu maupun di Blora.  Di antaranya dokter anak, THT, dan  Internis.

“Untuk itu kita harapkan ada tambahan tenaga,” pungkasnya.(ams)

Baca Juga :   Lagi, Kasus Corona Bojonegoro Tambah 7 Orang

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *