SuaraBanyuurip.com -Â Winarto
Bojonegoro – Musim kemarau panjang tahun ini menjadikan momok bagi sebagian masyarakat sekitar Ladang Migas Banyuurip, Blok Cepu di Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur. Tak pelak membuat para dermawan berdatangan mengulurkan tangan untuk memberikan bantuan air bersih.
Baik yang dilakukan dari operator Blok Cepu ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Kontraktor pelaksana proyek Engineering, Procuremen and Construktion (EPC), Kontraktor Lokal, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan Pemkab Bojonegoro. Mereka mengirimkan air bersih dengan menggunakan truk tangki dan didistribusikan kewarga yang kesulitan air bersih.
Hal itu, seperti yang dilakukan CV Prima Abadi (PA), salah satu kontraktor lokal kembali mendropping air bersih warga sekitar lokasi proyek minyak Banyuurip, di Dusun Sumurpandan, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (29/10/2015).
Kepedulian kontraktor lokal ring 1 pemboran migas Banyuurip itu lantaran warga hingga saat ini masih kesulitan mendapatkan air bersih.
“Kasihan warga yang ada di Dusun Sumurpandan yang masih sulit untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Jadi, dropping air bersih ini kami lakukan lagi, Mas,” kata Direktur Utama CV PA, Kamidin, kepada suarabanyuurip.com.
Dia mengatakan, dropping air bersih tidak hanya dilakukan di Dusun Sumurpandan saja. Melainkan di dusun lain juga sudah diberikan bantuan air bersih. Bahkan, juga di sejumlah desa lain sekitar Banyuurip yang dilanda krisis air bersih dengan cara bertahap.
“Setiap hari lebih dari tiga mobil tanki air bersih yang kami droppingkan, dan akan kami lakukan sampai warga mudah mendapatkan air bersih,” ungkap Kamidin, menjelaskan.
“Kita harus berbagi bersama warga, karena air merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kelangsungan hidup,” lanjutnya.
Setiap mendistribusikan air bersih ke warga, selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Desa. Tujuannya, dengan distribusi tertata maka tidak akan tumpang tindih dan tepat pada sasaran yang membutuhkan.
Warga Dusun Sumurpandan, Lasmi, mengaku, sangat terbantu dengan adanya distribusi air bersih disaat kesulitan air bersih. “Tidak hanya untuk kebutuhan mencuci, minum dan memasak juga untuk memberikan minum ternak juga, Pak,” kata Lasmi.
Droping air bersih kepada warga Desa Gayam ini, selain dilakukan CV. Prima Abadi, juga LIMA 2B, FARABI, Bina Swadaya, dan IDFoS. “Lainnya masih kita hubungi,” jelas Ketua LSM LIMA 2B, Mugito Citrapati. (Win)