SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Arus lalu lintas yang menghubungkan sumur Gas Jambaran di Desa Bandungrejo menuju sumur Alas Tua Barat (ATW), Blok Cepu di Desa Ngasem , Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur semakin lancar setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro membangun jalan tersebut dengan pavingisasi.
Meski belum tuntas pembangunannya, setidaknya warga di dua desa sekitar Ladang Migas itu semakin mudah dan cepat untuk beraktifitas. Sebab jalan sepanjang sekira 1,8 meter di kawasan hutan yang dibangun tersebut selain jalan poros desa Ngasem – Bandungrejo juga merupakan jalan tembus yang menghubungkan desa-desa sekitar wilayah Kecamatan Gayam.
Semisal, warga Desa Gayam, Mojodelik, Kecamatan Gayam menuju Bandungrejo, Ngasem, Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem atau sebaliknya.
“Alhamdulillah jalannya sudah dipaving, Pak. Jadi saya sekarang lebih lancar jika mau ke ladang maupun ke Desa Bandungrejo,” kata warga Desa Ngasem, Bani, kepada suarabanyuurip.com, Minggu (01/11/2015).
Dengan dibangunnya jalan yang menghubungkan antara Desa Bandungrejo – Desa Ngasem maupun ke Kantor Kecamatan Ngasem. Maka warga juga akan lebih mudah untuk mengurus administrasi ke kantor kecamatan maupun kegiatan warga lainnya.
“Dangan dibangunnya jalan tembus Jambaran – ATW ini selain dapat kembali memperlancar warga menuju sawah juga memperlancar arus lalu-lintas dan perekonomian warga,” jelasnya.
“Dengan jalannya bagus, tentu disaat musim panen nanti petani akan semakin mudah mengangkut hasil panennya,” sambung Dasir warga lain.
Sekedar diketahui, sesuai dengan papan informasi yang dipasang, dalam pengerjaannya, DPU Bojonegoro menggandeng CV. Fajar Bhakti sebagai pelaksana pembangunan jalan pavingisasi. Sumber dana APBD tahun anggaran 2015 senilai Rp629.617.000. Dengan panjang 832,00 Meter x 3.50 meter. (sam)