SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Dinas tenaga Kerja Transmigrasi dan Sosial (Disnakertaransos) Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur mengaku, tidak tahu menahu soal perekrutan tenaga kerja (Naker) yang sudah dilakukan oleh sejumlah perusahaan pemenang tender proyek maintenance (perawatan), Banyuurip, Blok Cepu.
“Saya malah belum mendengar,” kata Kepala Disnakertransos Adi Wijtaksono kepada Suarabanyuurip.com Rabu (4/11/2015).
Bahkan, untuk koordinasi soal Naker dan pelibatan warga lokal, Adi mengaku, juga belum pernah diajak. berkoordinasi.
“Belum Mas,” imbuhnya singkat.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro menilai pelibatan warga lokal untuk proyek maintenance masih minim. Khusunya dari Desa Mojodelik yang dilibatkan hanya 11 orang. Rincianya, di Depriwangga; 5 orang, Indoktrinasi; 2 orang, SNP; 3 orang dan  PPLI baru 1 orang. Dengan mekanisme perekrutannya melalui paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Gayam. (Roz)‬