SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan, progres pembebasan lahan di Dolokgede relatif lancar. Termasuk soal administrasi untuk kepentingan lahan.
Kepala Desa (Kades) Dolokgede, Nunuk Sri Rahayu, mengatakan, kalaupun ditemuai kendala, hal itu hanya bersifat tekhnis. Terutama berkaiatann dengan identitas warga. Seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kepala Keluargga (KK).
“Kendalanya hanya teknis saja. Contohnya, soal kekurangan foto kopy KTP, dan KK saja,” ungkapnya kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (4/11/2015).
Menurutnya, meski ada yang belum sepakat, warga sudah mulai menyadari jika pembebasan lahan proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) untuk kepentingan negara. Karena itu, lanjut dia, Pemdes pun juga mendukung dengan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat terkena dampak pembebasan lahan.
“Kelengkapan administrasi selalu kita layani dengan baik, dan lancar tidak ada kendala,” jelasnya.
Nunuk menambahkan, luas lahan di wilayah Dolokgede yang terkena pembebasan seluas sekira 4 hektar. Atau sebanyak 40 bidang lebih dengan dimiliki 39 warga. Saat ini, sedang dilakukan proses pembayaran ganti rugi. Dia berharap, pada proses ini dapat segera selesai. Â
“Kita tunggu proses selajutnya. Semakin cepat juga semakin baik,” pungkasnya. (Roz)Â