SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta kepada operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) untuk segera menanam pohon di sekitar wilayah pengeboran. Terlebih, pada awal musim penghujan bulan ini yang bisa mendukung pertumbuhan tanaman.
“Mumpung ini mulai turun hujan, kami sudah menemui pihak EMCL untuk segera melakukan penghijauan,” ujar Kepala Bidang Pengkajian dan Laboratorium BLH Pemkab Bojonegoro, Hery Susanto saat ditemui di ruangannya, Kamis (5/11/2015).
Dia mengungkapkan, penghijauan ini akan bermanfaat menyerap panas akibat kemarau panjang, adanya emisi gas buang dari flaring Blok Cepu dan kendaraan bermotor, kegiatan pabrik-pabrik yang berproduksi dan mengeluarkan asap.
“BLH menyarankan supaya jenis tanamannya adalah trembesi, karena dinilai mampu menyerap air tanah dengan maksimal dan menghasilkan oksigen lebih banyak dari pohon lainnya,” Â tandasnya.
Pihaknya mengungkapkan, suhu di sekitar Lapangan Banyuurip masih terbilang normal. Karena, pada saat melakukan pengecekan dilapangan alat suhu yang dibawa BLH menunjukkan angka 39 derajat celcius. Berbeda dengan alat suhu di Desa Mojodelik yang menunjukkan angka 42 derajat celcius.
“Alatnya tidak standart, karena diletakkan didalam kotak dengan lapisan baja. Otomatis, kondisi baja yang terpapar matahari akan menghantarkan panas dan mempengaruhi alat tersebut,” pungkasnya.(Rin)Â