Kebutuhan Pupuk Diprediksi Meningkat

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Musim tanam ke tiga (MT-III) tahun 2015 ini diprediksi kebutuhan pupuk akan mengalami peningkatan. Hal ini, menyambut datangnya musim hujan yang berdampak pada lahan pertanian tadah hujan juga mulai tanam.

Kepala UPT Dinas Pertanian, Kecamatan Kedungtuban, Blora, Jawa Tengah, Suparman, menuturkan bahwa kebutuhan pupuk akan mengalami peningkatan antara 35-40 persen.

“Itu jika dihitung selama musim tanam tahun ini. Puncak lonjakan pemakaian pupuk seharusnya mulai bulan Oktober sampai Desember,” katanya, Kamis (5/11/2015).

Karena panjangnya musim kemarau, lanjut dia, masa tanam menjadi mundur. “Seharusnya dimulai pada bulan Oktober kemarin,” ujarnya.

Namun demikian, dari 4672 hektar (ha) lahan pertanian yang ada di Kecamatan tersebut, menurut dia, kebutuhan pupuk masih bergangtung pada tingkat curah hujan.

“Sekarang baru 150 ha mulai tanam. Jika dikalkulasi, hingga Desember mendatang maka lahan yang tertanami akan mencapai 80 persen,” kata dia.

Untuk diketahui, di Kecamatan Kedungtuban jumlah sawah tadah hujan adalah 25 persen dari luas lahan pertanian yang ada di kecamatan tersebut. (Ams)

Baca Juga :   Semester I, 26 Anak Tuban Jadi Korban Kekerasan

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *