SuaraBanyuurip.com -Â Edy Purnomo
Tuban – Bekas galian penanaman pipa di bawah laut (EPC) 3 milik ExxonMobile Cepu Limited (EMCL) di laut utara memakan korban.
Kejadian naas ini terjadi Jumat (6/11/2015) kemarin. Menimpa Miftahul Hamzah (20), warga Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Hamzah diketahui tengah asyik memancing bersama adiknya Isrul Fani (17) dan temannya Samsul (19).
Bekas galian pipa yang disinyalir milik EMCL ini memang menjadi lokasi favorit bagi pemancing. Ada gundukan bekas tanah pengerukan di jalur pipa yang bisa disisir pemancing sampai jarak 500 meter dari bibir pantai.
“Korban menyisir gundukan ini untuk memancing, tetapi naas saat alat pancing miliknya terjatuh ke air,” kata Rabban (55), salah satu saksi mata, Sabtu (07/11/2015).
Korban lantas terjun ke air untuk mengambil alat pancingnya. Sekitar dua kali menyelam, korban tampak masih bisa timbul ke permukaan, tetapi di usahanya menyelam yang ketiga kali, korban terlihat sudah tidak tampak lagi ke permukaan.
“Kemudian adik korban dan temannya teriak minta tolong, nelayan yang ada di sekitar sini langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Palang,” kata Rabban, warga Desa Leran Kulon ini menambahkan.
Pada hari pertama, jenazah korban masih belum ditemukan petugas dari Polres Tuban dan BPBD Tuban. Rencananya pencarian akan dilanjutkan hari ini.
“Masih terkendala dengan cuaca buruk, dan sekitar area tersebut ada cekungan atau palung galian pipa,” kata Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arief Darmawan. (Edp)