SuaraBanyuurip.com -Â D Suko Nugroho
Bojonegoro – Hujan yang mengguyur Bojonegoro beberapa hari ini disambut suka cita oleh para petani. Bahkan, disebagian wilayah sudah mulai menanam padi dan palawija. Petani sekitar proyek Unitisasi Ladang Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB) di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur misalnya.
Mereka optimis hujan akan terus datang, karena kini sudah saatnya menapak ke musim hujan.
“Saya yakin saat ini musim penghujan sudah datang. Sekarang kan sudah bulan sebelas (November),” ujar Partini, warga Desa Mediyunan, Kecamatan Ngasem, saat menanam padi di sawahnya, Minggu (08/11/2015) siang.
Menurutnya, petani sudah lama menanti datangnya hujan. Kalau tahun sebelummya bulan November seperti ini para petani sudah waktunya menyiangi tanamannya.
“Kalau tidak segera tanam, kita akan terlambat dan nggak punya panenan. Mediyunan ini juga tetangga desa dengan Bandungrejo yang ada sumur Gas nya itu, Pak,” katanya.
Disisi lain, masih ada juga para petani yang belum berani menanam padi meski hujan sudah turun. Mereka lebih bersabar menunggu datangnya hujan lebih deras untuk mengawali musim tanam.
“Saya menunggu hujan turun lagi. Saya kuatir terlanjur tanam tiba tiba tak ada  hujan. Lagian kondisi tanah kan belum semua basah,” tutur Yasir, warga Desa Dukoh Kidul, Kecamatan Ngasem. (Suko)