Berharap Tim PKDB Desa Diresmikan

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berharap operator migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina – Petrochina East Java (JOB P-PEJ) segera meresmikan tim Tim Penanggulangan Keadaan Darurat dan Bahaya (PKDB) dari desa.

“Tim ini ada dua puluh orang, dan lebih efektif bekerja saat situasi bahaya seperti kebocoran gas atau blow out yang berdampak pada warga,” tegas Kepala Desa Campurejo, Edy Sampurno, saat ditemui di kantornya, Senin (9/11/2015).

Tim PKDB dibentuk supaya penanganan akibat bencana dari aktivitas pengeboran di Lapangan Sukowati bisa berlangsung maksimal. Selain itu, mampu mengondisikan warga saat terjadi bau dan berkoordinasi dengan JOB P-PEJ.

“Kalau kita mengandalkan PKDB milik JOB P-PEJ jelas tidak bisa,” tandas Edy.

Hal itu sudah terbukti pada saat terjadi kebocoran gas H2S seperti beberapa waktu lalu, respon dari PKDB bentukan JOB P-PEJ dinilai lambat. Justru Pemdes, masyarakat, dan Linmas   bergotong royong menolong warga yang mengeluhkan pusing dan muntah-muntah.

Baca Juga :   PETRONAS Tanda Tangani Perpanjangan Kontrak Bagi Hasil WK Ketapang 20 Tahun

“Kalau ada tim dari PKDB khusus di Desa jauh lebih cepat penanganannya,” ungkap Edy.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *