SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongoko
Bojonegoro – Operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) menggelar sosialisasi fasilitas pengambilan air dari Sungai Bengawan Solo untuk penunjang produksi puncak Lapangan Banyuurip di Balai Desa (Baldes) Sudu, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (12/11/2015).
“Benar, Mas. Memang kami yang minta agar warga bisa megetahui secara pasti bagaimana mekanisme pengambilan air dari sungai bengawan tersebut,” kata
Kepala Desa (Kades) Sudu, Trikasih saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com melalui telepon, Jumat (12/11/2015).
Dia menjelaskan, dalam pengambilan air tidak serta merta dilakukan setiap waktu. Ada mekanisme yang telah ditentukannya, yaitu pengambilan air akan dilakukan bilamana debit air lebih dari 15 di atas permukaan laut (dpl). Sebaliknya, jika di bawah 15 dpl tidak akan dilakukan penyedotan.
“Alhamdulillah warga juga sudah mulai mengerti. Sedangkan yang hadir dalam sosialilsasi, dari Rekind, EMCL, Pemkab, dan Muspika Gayam. Hanya saja, saya tidak hafal namanya, Mas,” ujar Trikasih.
“Untuk lebih jelas secara detail bisa lanngsung juga dikonfirmasikan ke pihak EMCl ya,” saran Mantan anggota DPRD Bojonegoro ini.
Terpisah, Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya ketika dikonfirmasi kejelasan sosialisasi tersebut hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.(sam)