SuaraBanyuurip.com – D Suko Nugroho
Bojonegoro – Ditundanya penentuan pemenang lelang calon lahan pengganti tukar guling tanah kas desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, seluas 13,2 hektar yang saat ini digunakan untuk proyek pengembangan penuh Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, memantik reaksi masyarakat setempat. Â
Warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Penuntasan TKD Gayam itu mendesak kepada operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited , Pemerintah Desa (Pemdes) Gayam, dan SKK Migas untuk segera menentukan pemenang calon tanah pengganti.
“Kami minta pemenangnya segera diumumkan. Karena penundaan ini tidak sesuai komitmen saat hearing di DPRD lalu, bahwa musyawarah desa untuk menentukan pemenang lelang dilaksanakan Rabu, 11 Nopember atau paling lambat Jum’at 13 Nopember, †kata Ketua Forum Masyarakat Peduli Penuntasan TKD Gayam, Parno, Minggu (15/11/2015).
Menurut dia, tidak ada alasan lagi bagi EMCL, Pemdes Gayam, dan SKK Migas untuk menunda pengumuman pemenang lelang tanah pengganti TKD ini.
“Kontes sudah dibuka, empat peserta sudah dinyatakan lolos verifikasi, dan lokasi juga sudah ada. Jadi pemenangnya harus segera ditentukan,†tandas Parno.
Dia khawatir, jika pengumuman pemenang lelang tanah pengganti ini ditunda akan memakan waktu dan target untuk menyelesaikan tukar guling TKD Gayam pada akhir tahun ini akan beleset lagi.
“Jangan sampai pengalaman tahun-tahun lalu terulang lagi. Proses ini sudah memakan waktu tiga tahun,†pungkas Parno.
Dikonfirmasi terpisah, Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya mengaku telah menyerahkan hasil verifikasi peserta lelang kepada Pemdes Gayam sebagai bahan pertimbangan. Sebelumnya, Kepala Desa Gayam, Winto mengaku, masih memperlajari hasil verifikasi yang diberikan EMCL.(suko)