SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Program Jaringan Informasi Masyarakat (JIM) yang diinisiasi Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyuurip Bangkit (Lima 2B) mendapat respon positif dari Komisi Informasi Pusat (KIP).
“Bagus kalau ada program seperti itu,” kata Henny S. Widyaningsih Komisioner Komisi Informasi Pusat saat dimintai pendapatnya disela kegiatan Festival Media yang diselenggarakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia di kampus Atmajaya Jakarta kemarin.
Menurut dia, sudah saatnya masyarakat diberikan haknya untuk tahu. Terutama bagi lembaga penyelenggara pemerintahan yang menggunakan anggaran negara dan bersumber dari rakyat. Dia mengungkapkan, keterbukaan informasi akan memberi kepercayaan kepada masyarakat untuk negara.
“Sudah bukan zamannya main rahasia – rahasiaan. Sekarang harus open data,” imbuhnya.
Dia berpendapat, jika program JIM yang notabene dijalankan disekitar proyek industri migas Lapangan Banyuurip, Blok Cepu dapat membantu kinerja pemerintah desa sekitar proyek. Apalagi saat ini desa sedang mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat.
“Pemerintah desa bisa terbantu,” ucapnya.
Seperti diketahui, JIM merupakan tindaklanjut program pengembangan papan informasi desa terlintas proyek Lapangan Banyuurip, Blok Cepu. JIM menitikberatkan pada partisipasi masyarakat untuk berbagi informasi seputar kegiatan desa. Termasuk semua potensi yang ada di desa.
Program ini telah diresmikan Bupati Bojonegoro, Suyoto belum lama ini dan mendapat dukungan ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), Operator Ladang Migas Banyuurip, Blok Cepu yang berada di wilayah Kecamatan Gayam, Bojonegoro, Jawa Timur. (Roz)