Dewan Segara Lakukan Investigasi

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan segera melakukan kroscek di lapangan untuk mengetahui penyebab ambruknya pembangunan Pasar Daerah Unit Kalitidu di Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, yang terjadi pada Selasa (24/11/2015) sekira pukul 10.00 WIB pagi tadi.

“Setiba dari Jakarta, kami akan mencari tahu penyebab ambruknya konstruksi pada atap bangunan,” kata Anggota Komisi D DPRD Bojonegoro, Mochlasin Affan, kepada suarabanyuurip.com saat dihubungi melalui telepon genggamnya.

Komisi D akan melakukan investigasi di lapangan apakah penyebab ambruknya bangunan tersebut karena faktor alam atau memang kesalahan kinerja dari kontraktor pelaksana.

“Setelah tahu hasilnya, baru bisa mengambil langkah selanjutnya seperti apa,” ucap Affan.

Saat ini, semua proyek pembangunan yang dikerjakan menggunakan anggaran dari APBD ataupun APBN harus mendapatkan pengawasan baik pelaksanaan di lapangan maupun penggunaan anggaran.

“Pekerjaan harus dilakukan sesuai prosedur, dan dibawah pengawasan Pemkab Bojonegoro,” tegasnya.

Sementara itu, kapolsek Kalitidu, AKP Dumas Barutu, menyampaikan, kedua korban yang saat ini mengalami luka-luka adalah Nursam (38), warga Desa Ngunut, Kecamatan Dander, dan Riyanto (20), warga Desa Katur, kecamatan Gayam.

Baca Juga :   SIG Konsisten Bisnis Bahan Bangunan Berkelanjutan

“Dari laporan, Nursam mengalami patah tulang dibagian iga, sementara Rianto patah tulang di bagian betis kaki kanan,” pungkasnya.

Informasi di lapangan, pembangunan pasar Kalitidu ini dilaksanakan oleh PT Patra Daya, kontraktor local Bojonegoro. Kabar yang berkembang, kontraktor ini milik salah satu anggota DPRD Bojonegro.(rien)  

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *