SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Untuk meningkatkan kemahiran, dan memelihara kemampuan prajurit dalam menggunakan senjata, Kodim 0721/Blora menggelar latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri). Â
Sebanyak 465 prajurit di jajaran Kodim setempat mengikuti kegiatan Triwulan IV 2015 yang merupakan agenda rutin.
Latihan menembak yang digelar di lapangan tembak Yonif 410/Alugoro itu direncakan berlangsung selama 3 hari, Â mulai Rabu (25/11/2015).
Senjata yang dipergunakan dalam latihan cukup variatif sesuai jabatan. Diantaranya, senjata laras panjang SSI kaliber 5,56 mm untuk Bintara, dan Tamtama dengan jarak 100 m, dengan sikap tiarap, duduk dan berdiri.
”Untuk senjata Pistol FN 46 kaliber 9 mm dilakukan oleh para Perwira jarak 15 m, dengan sikap berdiri,” jelas Koodinator latihan, Kapten Inf  Jumanto.Â
Sementara itu, Komandan Kodim 0721/Blora, Letkol Inf  Ariful Mutaqin,  mengatakan, latihan menembak sangat penting bagi personil TNI. Meskipun anggota TNI sudah masuk kesatuan teritorial, kemampuan dan keahlian menembak tetap diperlukan serta dipelihara untuk menunjang pelaksanaan tugas sebagai prajurit.
“Latihan ini merupakan salah satu upaya memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak para anggota. Khususnya bagi anggota Kodim Blora agar tetap terjaga dan memiliki kemampuan menembak yang benar-benar bisa diandalkan,†tandas Dandim Blora.
Dia berpesan, agar para anggota jajaran melaksanakan latihan menembak dengan penuh rasa tanggung jawab. Menjaga keamanan baik personel maupun matereriil, serta selalu mengikuti petunjuk dari koordinator latihan. (ams)