Polres Masih Lakukan Penyelidikan

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Polres Tuban belum berani membeberkan temuan informasi terkait insiden runtuhnya atap plafon kelas lantai dua SDN Rahayu, Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Tuban, Jawa Timur beberapa waktu lalu. Penyebabnya kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Kami masih menyelidiki ambruknya plafon kelas,” kata Kapolres Tuban, AKBP Guruh Arif Darmawan, kepada Suarabanyuurip.com melalui ponselnya, Kamis (26/11/2015).

Insiden yang terjadi pada hari minggu malam (22/11/2015) lalu, beruntung tidak ada korban jiwa, dan baru diketahui oleh penjaga sekolah pagi harinya.

Pihaknya menjelaskan proses penyelidikan membutuhkan waktu lama, karena harus mengumpulkan informasi dari beberapa pihak terkait.

“Mulai saksi mata, kepala sekolah, dan kontraktor yang mengerjakan proyek,” imbuhnya.

Apabila diperlukan kemungkinan pihak JOB PPEJ juga akan dimintai keterangan, sebagai pihak yang menyerahkan gedung ke Pemkab Tuban.

Diketahui, SD hasil relokasi tersebut diserahkan ke Pemkab Tuban belum genap setahun, dan lokasinya berdekatan dengan kegiatan flaring Central Processing Area (CPA) JOB PPEJ, tetapi sudah jauh dari flare CPA.

Baca Juga :   Pertamina Ingin Berikan yang Terbaik

“Relokasi tersebut merupakan salah satu upaya non teknis mengurangi dampak flare CPA,” kata , Field Manager JOB PPEJ, Junizar H. Dipodieirjo, beberapa waktu lalu saat ditemui di Alun-alun Tuban. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *