SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Hasil pemeriksaan penyebab ambruknya kuda – kuda besi proyek pasar Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur membutuhkan waktu paling lama tiga minggu. Pembangunan pasar ini dikerjakan PT. Daya Patra Ngasem Raya, milik salah satu anggota DPRD Bojonegoro.
“Itupun kalau semua lancar,” kata Pemeriksa Madya Sub Bid Fiskomfor Polda Jatim, AKBP. Sudi Haryono beberapa waktu lalu.
Untuk mengetahui penyebab pasti insiden ini polisi tidak cukup hanya melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP). Namun juga menunggu hasil koordinasi dengan Polres Bojonegoro dan kontraktor.
“Termasuk dari kelengkapan administrasi dari Polres,” tegas Sudi Haryono.
Pihak Labfor juga akan memintai gambar perencanaan proyek dari kontraktor guna mencocokkan spek yang tertera pada gambar dengan bangunan.‎ Sedangkan olah TKP hanya mencari dan mengumpulkan bukti – bukti yang ditemukan.
“Hasilnya tidak bisa langsung,”imbuhnya.
Sementara itu, dari hasil olah TKP Tim Labfor telah membawa sejumlah potongan besi dan bongkahan material bangunan yang diambil dari titik bangunan yang ambruk. Sebagaimana diketahui pada Selasa, (24/11/2015) lalu, kuda – kuda besi proyek pembangunan pasar Kalitidu secara mengejutkan ambruk hingga menyebabkan dua orang pekerja mengalami luka serius.(roz)