SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Ratusan warga di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak lagi bekerja di Lapangan Sukowati, Blok Tuban, yang di operatori oleh Joint Operating Body Pertamina Petrochina East (JOB P-PEJ).
“Ada sekitar seratus lima puluh orang warga Ngampel yang notabene adalah warga ring satu Blok Tuban sekarang tidak lagi bekerja di pemboran,” kata Sekretaris Desa Ngampel, Hantoyono, Rabu (2/12/2015).
Harapan satu-satunya pemerintah desa untuk membantu warganya tersebut hanyalah pasar desa yang saat ini masih dalam proses perizinan. Selama ini, tidak ada pelatihan ataupun sertifikasi dari operator kepada warga yang kini menjadi pengangguran.
“Mau kerja apa? sawah yang dulu jadi mata pencaharian kini menjadi ladang minyak, mau kerja di pemboran lain tidak memiliki sertifikat atau keterampilan lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Parno (35), mengaku kontrak kerjanya dengan JOB P-PEJ telah berakhir awal bulan November lalu. Karena tidak memiliki keterampilan apapun, maka terpaksa saat ini menjadi buruh bangunan.
“Jadi buruh bangunan saja, daripada tidak bekerja sama sekali,” ujar mantan Satpam JOB P-PEJ ini. (Rien)