Satu Balita Dilarikan ke Puskesmas

Warsiti dirwt di puskesmas gayam

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Dari delapan warga Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang diduga keracunan akibat gas flare Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, satu diantaranya adalah balita yang masih berusia lima bulan.

Balita tersebut bernama Ahmad Signa. Balita ini merupakan anak dari Siti Muflikatul Zigna yang juga menjadi korban amukan bau busuk.

“Ahmad Signa bersama ibunya langsung dibawa ke Puskesmas Purwosari karena tenaga medis dari perusahaan tak kunjung datang,” kata Sekretaris Desa Mojodelik, Parlin Wibowo kepada suarabanyuurip.com saat ikut mengevakuasi warganya, Rabu (26/10/2016).

Ke delapan warga yang mengalami keracunan yakni Warsiti, Nyamikarin, Siti Sulaimah, Samini, Sri Istiqomah, Sri Ustadzah Ningsih, Siti Muflikatul Nikmah, Ahmad Zigna. Semuanya adalah warga Dusun Dawung, RT 10 RW02.

Dari delapan korban tersebut satu korban dirujuk ke PKU Kalitidu adalah Nyamikarin. “Karena kondisinya paling parah. Setelah sampai di Puskesmas dia dirujuk ke PKU Kalitidu,” ujar Parlin.

Sementara itu, Karji, ayah Nyamikarin mengungkapkan, bau busuk menyerupai telur busuk itu telah tiga kali tercium warga. “Tapi paling parah hari ini,” sambung dia saat menunggi istrinya Warsiti yang juga sempat dirawat di Puskesmas Gayam.(sam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *