SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Kabar tak tak sedap menimpa pasangan calon (Paslon) Bupati-Wabup Blora, Kusnanto-Sutrisno. Pasangan nomor urut 3 ini dikabarkan ditinggalkan awak partai pengusungnya, Partai Demokrat.
Sejumlah tokoh Partai Demokrat dari Bumi Haryo Penangsang ini, dikabarkan berpaling ke pasangan nomor 2, Djoko Nugroho-Arief Rohman. Buntutnya dalam kurun sebulan terakhir, internal partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini ganjang ganjing. Isu perpecahan pun menerpa partai berlambang Merci.
Kabar tersebut dibenarkan oleh salah satu anggota DPRD Blora yang enggan disebutkan identitasnya. Menurutnya, banyak anggota Dewan termasuk pimpinan partai, dan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Blora, pindah dukungan kepada Paslon nomor 2.
“Kurang lebih satu bulanan,” kata anggota dewan tersebut.
Menurutnya, secara kelambagaan memang dukungan masih pada Paslon nomor 3. “Mungkin bisa disebut secara personal dukungan itu diberikan pada paslon nomor 2, dan bisa diklarifikasi,” kata dia.
Dikabarkan, berpalingnya awak Partai Demokrat lantaran ketidaklancaran komunikasi antarpartai pengusung, serta komitmen dari Paslon yang tidak dipenuhi. Bahkan jajaran Partai Demokrat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2, dinyatakan telah bergabung untuk mendukung Paslon nomor 3.
Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Iffah Hermawatri, masih bungkam saat dikonfirmasi terkait hal tersebut. Pesan pendek yang dikirim wartawan juga tidak ada balasan. Saat ditelepon melalui ponselnya, dirinya mengaku masih melakukan reses.
“Maaf, saat ini masih reses,” katanya yang kemudian mematikan ponselnya, Rabu (2/12/2015).
Terpisah Lulus Trilaksono, dari tim pemenangan Paslon nomor 2 mengatakan, secara positif dirinya tidak tahu tentang kejelasan kabar itu. Namun dirinya tidak mengelak, ketika disinggung terkait sering hadirnya awak Partai Demokrat pada kegiatan yang diadakan Paslon nomor 2.
“Memang ada sejumlah Dewan dari Demokrat yang sering mengikuti agenda sosialisasi kami,” ungkapnya.
Tulus mengatakan, kurang lebih ada 5 orang anggota Demokrat yang mulai mendekat. Hal itu seriring keikutsertaan mereka pada sejumlah agenda kegiatan Paslon nomor 2.
Menurutnya, memang ada indikasi dukungan dari sejumlah oknum tersebut. “Secara formal belum tahu, yang jelas secara personal mungkin ada dukungan,” imbuhnya.
Sementara itu Indarjo, Ketua Tim Pemenangan Paslon nomor 3, Kusnanto- Sutrisno, saat dikonfirmasi, pihaknya tidak membenarkan terkait isu tersebut. Menurutnya, tidak ada perpecahan dalam tubuh Demokrat untuk memenangkan pasangan nomor 3.
“Itu tidak benar, Demokrat masih utuh, kami masih solid,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, Partai Demokrat dan Golkar sudah berkomitmen untuk memenangkan Paslon nomor 3, sehingga jika ada sejumlah oknum Demokrat yang menghadiri kegiatan atau mendukung Paslon nomor 3 tentunya mencederai komitmen itu sendiri. Secara tidak langsung mencoreng nama partai mereka.
“Intinya kami masih solid dan tetap konsisten. Jika ada oknum yang berlaku demikian, bisa dipastikan etika berpolitiknya masih kurang,” pungkasnya. (ams)