SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Jawa Timur telah melakukan persiapan khusus mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir di wilayahnya.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Lamongan, Suprapto, meski tidak mengharapkan terjadinya bencana tahunan tersebut, namun segala persiapan menghadapi banjir mulai dilakukan di antaranya penyediaan logistik untuk penahan banjir di kantor BPBD.
“Setiap saat siap didistribusikan ke wilayah yang terdampak kebanjiran, ” kata Suprapto kepada suarabanyuurip.com, Jumat (4/12/2015).
Saat ini BPBD telah menyiapkan 1000 gedek bambu, goling, ribuan bambu, 10 ribu glangsing (karung plastik).
“Selain logistik tersebut juga disediakan perahu karet dan tenda,” ujar Suprapto.
Dia menyebutkan, bencana banjir di Lamongan selama ini sering menerjang wilayah di tepi tanggul Bengawan Solo di antaranya di Kecamatan Babat, Maduran, Sekaran dan Laren.
Di Kecamatan Babat pihak Ketentraman dan Ketertiban Masyarakat (Trantib) selama musim penghujan selalu memantau debit ketinggian air sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut.
“Hingga saat ini kondisi sungai Bengawan Solo masih terpantau aman,” sambung Kepala Trantib Babat Darmudji.
Di Kelurahan Babat juga telah disiapkan puluhan batang balok kayu dari swadaya warga untuk penahan tanggul Bengawan Solo.
“Untuk logistik lainnya jika dibutuhkan kami berkoordinasi dengan BPBD Lamongan,” kata Sekretaris Kelurahan (Seklur) Babat, Siti Aminah. Namun Ia berharap banjir tidak sampai melanda wilayah Babat lagi.(tok)