Kartar Gayam Bongkar Pembatas Lapangan Bola

SuaraBanyuurip.comAthok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Di tengah proses lelang tahap ke dua penyiapan lahan pengganti tanah kas desa (TKD) seluas 13,2 hektar (Ha) di Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang saat ini digunakan infrastruktur pengembangan penuh Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, muncul patok pembatas yang terpasang di lapangan sepak bola.

Lapangan sepak bola ini merupakan bagian dari TKD Gayam yang sedang dilelangkan oleh operator Migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Lelang kedua dibuka EMCL karena calon lahan pengganti yang ditawarkan peserta lelang belum memenuhi kriteria.  

Karena alasan itulah, sejumlah pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna (Kartar) Gayam membongkar patok pembatas yang terpasang di pinggir lapangan sepak bola. Lapangan bola ini berada di samping tapak sumur (Well Pad) C Banyuurip.

“Penyelesaian belum selesai kok sudah ditanami patok,” kata Ketua Ka‎r‎tar Gayam, Mohammad Aris kepada suarabanyuurip.com Senin (7/12/2015).

Menurut dia, pematokan tersebut mengesankan jika persoalan TKD Gayam sudah diketahui pemenangnya.Seharusnya, kata dia, pematokan tersebut menunggu hasil keputusan lahan pengganti TKD Gayam yang sudah pakai.

Baca Juga :   Suplai Minyak Dunia Turun, ICP Maret Naik ke Level USD 63,60 per Barel

“Harusnya menunggu yang siap pakai,” imbuhnya.

Aris menyatakan, karang taruna menolak dengan adanya pematokan tersebut. Dia bersama sejumlah rekan pemuda dengan kompak melakukan upaya pencabutan patok yang tertera tulisan SKK Migas.

“Ada kurang lebih 30 patok, kemungkinan baru dipasang pagi tadi. Mengetahui kejadian ini, teman – teman kemudian mencabutnya,” tuturnya.(roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *