Kemendikbud Selamatkan Perahu Kuno

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Sempat tak terdengar kabarnya, perahu kuno yang ditemukan di dasar Sungai Bengawan Solo pada 2006 silam mengundang perhatian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Tim Pelestarian Direktorat Cagar Budaya dan Permuseuman Kemendikbud datang ke Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk perahu kuno, Senin (7/12/2015).

“Kami datang untuk melihat kondisi perahu yang rusak parah,” kata Staff Subdit Pelestarian Direktorat Cagar Budaya dan Permuseuman, Reni Ameli.

Di lokasi tersebut mereka melihat kondisi perahu yang rusak parah. Barang kuno itu sudah tak menyerupai perahu lagi. Tinggal menyisakan kayu-kayu lapuk yang berserakan.

Namun begitu, tim Kemendeikbud akan melakukan tindak lanjut untuk menyelamatkan bagian-bagian perahu hampir hancur tidak berbentuk.

“Yang penting kita selamatkan dulu kayu-kayu dari perahu sebelum pelapukannya semakin parah, ” tandasnya.

Penyelamatan jangka pendek perahu kuno ini akan dilakukan dengan cara meletakkannya di tempat yang kering. Kemudian diberi cungkup atau penutup bagian atas perahu supaya tidak kehujanan dan kepanasan.

Baca Juga :   Bojonegoro Wacanakan Wisata Migas Modern

“Untuk jangka panjangnya, akan dibuatkan replika perahu kuno tapi harus koordinasi dengan Pemkab Bojonegoro dulu,” pungkas Reni Amelia.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *