SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Pemasang pembatas di lokasi Lapangan Sepak Bola yang masuk dalam Tanah Kas Desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ditenggarai dilakukan oleh kontraktor rekanan dari ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) kemarin telah memicu aksi Karang Taruna desa setempat.
“Proses TKD belum beres kok sudah dipasangi pembatas kami cabut biar tidak menimbulkan masalah baru lagi,” kata Ketua Karang Taruna Desa Gayam, Muhammad Aris kepada Suarabanyuurip.com.
Menurut dia, lapangan sepak bola Gayam rencana juga akan dipagar jika sudah dapat pengganti lahan. Lapangan tersebut termasuk dalam TKD seluas 13,2 Hektare dengan lahan yang saat ini sudah digunakan well Pad C, Lapangan Banyuurip Blok Cepu.
Karang Taruna menilai, pemasangan pembatas mengesankan jika masalah pencarian lahan TKD Gayam sudah ditentukan.
“Padahal, saat ini justru sedang dibuka kembali lelang tahap dua untuk mencari lahan pengganti,” tandasnya.
Menanggapi aksi protes yang dilakukan Karang Taruna Gayam, Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya, tidak menampik jika pemasangan pembatas di lapangan sepak bola Gayam‎ dilakukan kontraktor rekanannya.
“Kami akan berkoordinasi dengan kontraktor terkait,” ucapnya, Selasa (8/12/2015).
Sebelumnya diberitakan, sejumlah anggota Karang Taruna Desa Gayam pada sore kemarin telah melakukan aksi protes dengan membongkar pembatas yang bertuliskan SKK Migas di pinggir lapangan sepak bola Desa Gayam. (Roz)