7.741 Ha Lahan di Lamongan Ditanami Padi

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan -Meski hujan baru beberapa kali terjadi di Lamongan, Jawa Timur, namun banyak petani yang sudah mulai menanam komoditi padi. Dinas Pertanian dan Kehutanan setempat menacatat, sampai dengan akhir Nopember lalu, sudah ada lahan seluas 7.741 ha yang ditanami padi.

Luasan lahan padi yang sudah ditanami di awal musim penghujan tersebut tersebar di 11 kecamatan. Kebanyakan yang sudah mulai menanam padi adalah yang berada di wilayah selatan karena curah hujannya cukup tinggi dan di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo.

Di antaranya seluas 1.158 ha di Kecamatan Ngimbang, seluas 1.031 ha di Kecamatan Mantup, 881 ha di Kecamatan Pucuk, 614 ha di Kecamatan Sugio, 1.010 ha di Kecamatan Maduran dan 1.459 ha di Kecamatan Laren.

Selain itu, di puncak musim kemarau pada Oktober dan Nopember lalu, masih ada areal padi seluas 6.169 ha yang dipanen. Sebagian besar adalah areal perswahan yang dialiri irigasi teknis, berada di kawasan bonorowo dan di sepanjang sisi Sungai Bengawan Solo.

Baca Juga :   Warga Terdampak di Tiga Desa Terima Bantuan Sembako Polsek Ngasem

Diantara yang sudah panen adalah seluas 1.375 ha di Kecamatan Karangbinangun, seluas 1.456 di Kecamatan Kalitengah, dan seluas 454 ha di Kecamatan Karanggeneng. Selain itu juga ada areal sawah padi seluas 520 ha di Kecamatan Laren dan seluas 10 ha di Paciran yang sudah dipanen.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *