SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pengurangan tenaga kerja di proyek Engineering, Procurement and Constructions (EPC) 1, Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, membuat sebagian besar pekerja dari lokal Bojonegoro, Jawa Timur, mencari peluang di lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (J-TB).
“Apalagi saya asli Desa Dolokgede, jadi harus mendapat prioritas,” kata karyawan EPC 1, Dian Ady, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (10/12/2015).
Lokasi lapangan Jambaran-Tiung Biru (J-TB) salah satunya adalah Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, yang di operatori Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC).Â
“Kontrak saya habis bulan Desember ini, jadi mulai persiapan mendapatkan pekerjaan baru,” kata pria yang bekerja di bagian Spool Control atau kontrol pipa ini.
Meskipun tidak memiliki sertifikasi migas, namun tetap optimis untuk mendapatkan pekerjaan di J-TB. Selain pengalaman selama dua tahun di EPC 1, PEPC harus merekrut tenaga lokal sesuai Perda No 23 Tahun 2011 tentang konten lokal.
“Memang sudah resiko kerja di proyek itu waktunya tidak tentu, tergantung kontrak. Jadi kita harus pintar mencari peluang kalau tidak mau menganggur,” pungkasnya. (rien)