Pembebasan Lahan Diserahkan Petani

SuaraBanyuurip.comAly Imron

Tuban – Pemerintah Desa (Pemdes) Sugihan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menyerahkan keputusan pembebasan lahan pertanian oleh PT Abadi Cement, kepada pemilik lahan.

Dikabarkan PT Abadi Cement segera memproyeksikan jalur Confeyor sepanjang 3 kilometer, dan lebarnya 20 meter. Jalur tersebut direncanakan melewati tiga desa, meliputi Desa Sugihan, Sambungrejo, dan Desa Senori.

“Pemdes hanya memfasilitasi perusahaan dengan pemilik lahan,” kata salah seorang perangkat dari Pemdes Sugihan, Cipwanto, kepada Suarabanyuurip.com, ketika ditemui di kantor Kecamatan Merakurak, Kamis (10/12/2015).

Sampai saat ini proses pembebasan lahan masih terkendala harga. Petani menilai perusahaan mematok harga sangat rendah di bawah harga umum. Akibatnya pemilik lahan pertanian enggan melepaskannya.

“Petani bersedia melepaskan lahannya kalau harga sesuai,” imbuhnya.

Pihaknya menjelaskan, pembuatan jalur Confeyor akan melalui lahan persawahan, dan tegalan. Lahan tersebut sangat produktif karena setiap tahunnya mampu panen tiga kali, baik padi maupun palawija.

Terkait harga  Abadi Cement mematok harga lahan sawah sebesar Rp100 ribu, sedangkan lahan tegalan Rp80 ribu per meternya. Harga tersebut terbilang rendah untuk ukuran lahan produktif.

Baca Juga :   Bojonegoro Punya Pabrik Tepung

“Rata-rata petani berani menawar sampai 200 ribu rupiah per meternya,” pungkasnya.

Secara terpisah, salah seorang pemilik lahan sawah, Desa Sugihan, Pranoto, mengatakan, pihaknya siap melepas lahannya apabila harganya sesuai. Selain itu, warga yang dibebaskan lahannya harus direkrut menjadi karyawan perusahaan.

“Kalau harga tidak cocok tidak akan kami lepas,” jelasnya. (aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *