SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pengelolaan sumur minyak tua di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sampai saat ini masih menjadi perbincangan. Sehingga Dinas Eenergi Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora menggelar Seminar Sehari bertema Pengelolaan Minyak Bumi Pada Sumur Tua Berbasis Daerah dan Lingkungan serta kegiatan KKKS Migas di ruang pertemuan Sekda Blora, Senin (14/12/2015).
“Seminar ini merupakan salah satu forum yang ruang lingkupnya pengelolaan sumur minyak tua berbasis daerah dan lingkungan,†ujar Kepala Dinas ESDM, Setyo Edy.
Dia menjelaskan, KUD dan  BUMD diharapkan jangan sampai bubar. Pasalnya, selama ini yang masih eksis dalam pengelolaan sumur tua adalah BUMD dan KUD.
“Mohon jangan sampai bubar karena selama ini masih eksis di Blora,” ujarnya.
Menurutnya, kalau penilaian kinerjanya kurang baik, pihaknya mengajak untuk membenahi bersama.
“Mari dibenahi bersama, kita juga masih baru berusia  5 tahun. Kalau sudah 10 atau 15 tahun mungkin kita bisa mencapai yang diharapkan,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Sekda Blora, Sutikno Slamet, mengapresiasi positif atas terselenggaranya seminar tersebut. Yang lebih penting bagaimana pengelolaan migas dari sumur tua bisa memberikan kontribusi peningkatan PAD Blora.
“Dengan penuh harap, para pelaku usaha migas dapat menghasilkan sesuai dengan yang diharapkan,” ungkapnya disaat memberikan sambutan. (Ams)