SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono, meminta kepada tujuh pemenang tender ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, untuk memberikan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan bagi kontraktor lokal.
“Sekarang ini  kontraktor lokal yang ikut proyeknya EMCL semuanya bangkrut,” ujarnya saat membuka rapat konten lokal di ruang Batik Madrim lantai II Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (21/12/2015).
Sampai saat ini ada sekira Rp3 miliar yang belum dibayarkan oleh sub kontraktor EMCL kepada kontraktor lokal. Sehingga, banyak hitungan yang meleset dan mengakibatkan kerugian.
“Saya sedih melihat salah satu kontraktor Bojonegoro yang dulu sangat kuat, tapi ada Migas tidak berkembang justru malah jatuh,” tukasnya.
Dengan adanya industrialisasi migas di Bojonegoro, tentu masyarakat ingin mendapat dampak sosialnya. Sehingga dengan adanya permasalahan sekarang ini, Pemkab akan membantu memfasilitasi semaksimal mungkin.
“Saya berharap dari rapat ini, semoga keinginan kontraktor lokal bisa terakomodir dengan baik, ” tandasnya. (Rien)Â