SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno‬
‪Bojonegoro – Bahaya mengancam keselamatan pengguna Jalan sepanjang Kecamatan Kedewan wilayah sumur minyak tua Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur hingga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah.‬
‪Pasalnya, disinyalir Sopir truk tangki pengangkut minyak mentah dari kawasan sumur tua Wonocolo melajukan dengan kecepatan tinggi melewati wilayah Kecamatan Kedewan, Kecamatan Kasiman hingga wilayah Kecamatan Cepu untuk menyetorkan minyak ke penampungan milik Pertamina. Kondisi tersebut dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan lain.‬
‪Warga Kecamatan Kasiman, Samari (27), menuturkan, truk tangki bermuatan minyak tersebut selama ini melaju dengan kecepatan tinggi.
“Sopirnya sering ngebut kalau bawa kendaraan,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Selasa (22/12/2015).‬
‪Menurutnya, kendaraan yang melaju ugal-ugalan tersebut dikhawatirkan akan membahayakan pengguna jalan lain. Bahkan, untuk menghindari kecelakaan pengguna jalan lain harus megalah untuk berhenti atau menepi dipinggir jalan.
“Sepanjang jalan ini sering ramai. Jadi warga harus berhati-hati atau mengalah jika terlihat ada kendaraan bermuatan minyak sedang ngebut,” jelasnya.‬
‪Sementara itu, Cahyo (30), seorang penjaga warung di jalan wonosari – Sambeng, mengaku, kerap menjumpai truk tangki yang melaju ugal-ugalan.
“Ini jelas membahayakan warga pengguna jalan,” katanya.‬
‪Menurutnya, hal itu dijumpai mulai pagi saat banyak orang beraktivitas hingga sore hari. “Baik saat mau setor ke penampungan maupun saat kembali ke Wonocolo,” ujarnya.‬
‪Pihaknya berharap, dari pihak pengelola maupun aparat keamanan menegur sopir yang ugal-ugalan. “Supaya kami yang ada di jalan tidak merasa was-was,” pungkasnya. (Ams)