SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro – Penyelesaian tukar guling tanah kas desa (TKD) Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, seluas 13,2 hektar (Ha) yang saat ini digunakan proyek pengembangan penuh Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, menjadi perhatian serius Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Proses ini telah memakan waktu tiga tahun setelah enam item sosioekonomi disepakati sejumlah pihak pada tahun 2012 silam, sebagai syarat keluarnya izin prinsip pelaksanaan proyek Banyuurip.
Menteri ESDM, Sudirman Said mengatakan, semua pihak mulai dari Kementerian ESDM, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Gayam beriktikad menyelesaikan permasalahan tukar guling TKD Gayam pada akhir tahun ini.
“Kita harapkan proses ini selesai akhir tahun 2015 ini,” tegas dia saat mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla melakukan kunjungan kerja di lokasi Lapangan Banyuurip Blok Cepu, Sabtu (26/12/2015).
Sementara itu, Project Executive ExxonMobil Cepu Limited, Dan Wieczyinski mengatakan, hasil musyawarah desa (Musdes) Gayam untuk menentukan tanah pengganti TKD dalam proses teken Bupati Suyoto. Harapannya akhir tahun 2015 juga selesai.
“Semua proses saat ini berjalan,” katanya.
Senada diungkapkan Wakil Kepala SKK Migas, Zikrullah. Dia berjanji akan mengusahakan penyelesaian tukar guling TKD Gayam pada akhir tahun ini 2015.
Harapan yang sama juga disampaikan Kepala Desa Gayam, Winto. “Namun memerlukan perjuangan extra keras untuk menyelesaikan di akhir tahun 2015,” pungkasnya.(roz)