Tetap Jadi Tumpuan 20 Persen Migas Nasional

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Meski tertunda capaian produksi puncak dari Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang berpusat di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur masih menjadi tumpuan untuk menambah pasokan energi dari sektor minyak.

“Blok Cepu masih menjadi andalan 20 persen migas nasional,” kata Wakil Presiden (Wapres)  Republik Indonesia, Jusuf Kalla, di sela kunjungan kerjanya, Sabtu (26/12/2015) beberapa hari lalu .

Wapres mengungkapkan, jumlah produksi minyak nasional saat ini berada dikisaran 800 – 900 ribu barel per hari (bph). Jumlah tersebut bisa ditingkatkan dari pasokan Lapangan Banyuurip, Blok Cepu dikisaran 205 ribu bph.

“Dari laporan yang saya terima, puncak produksi diperkirakan bulan maret tahun 2016,” ucap JK.

Wapres menambahkan, produksi akan meningkat bertahap dari 165 ribu hingga ‎205 ribu bph pada puncak produksi nanti.‎ 

Wakil SKK Migas Zulkarnain, menjelaskan, tambahan produksi juga diharapkan berasal dari Early Production Facility (EPF) sebesar 30 ribu bph. Untuk alasan ini pula, kontrak EPF diperpanjang meski hanya dua minggu terhitung sejak berakhirnya kontrak yang berakhir tanggal 31 Desember tahun 2015. (Roz).

Baca Juga :   Bentuk Tim Lelang Pembangunan Kilang Mini

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *