Petugas Temukan Ratusan Alat Kontrasepsi

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Malam pergantian tahun baru di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah identik dengan berbagai perayaan dan kegiatan untuk mengisi malam pergantian tahun. Bahkan, cenderung diwarnai dengam aktivitas pemuda dan remaja diduga telah melakukan diluar batas kewajaran (red-mesum), di beberapa tempat terbuka. Terbukti, usai perayaan tahun baru 2015 lalu, petugas menemukan ratusan alat kontrasepsi (red-kondom) bekas dipakai tersebar di lapangan.

Kepala UPT BPMPKB Wilayah II Cepu, Sugeng Raharjo, menyatakan, bahwa dari survey yang dilakukan oleh LSM dan aparat di Blora telah menemukan ratusan kondom bekas pakai.

“Itu ditemukan di lapangan, usai perayaan tahun baru 2015 lalu,” katanya, Rabu (30/12/2015).

Di Cepu sendiri, menurutnya, juga pernah ditemukan barang serupa bekas dipakai. “Tepatnya di lapangan wilayah mentul milik Pertamina usai perayaan malam tahun baru 2015,” kata dia.

Hal itu, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan akan terulang kembali pada perayaan malam pergantian tahun 2016.

Disinggung tempat mana saja yang rawan digunakan untuk berbuat mesum, menurut dia, adalah dilapangan milik pertamina tersebut dan taman seribu lampu.

Baca Juga :   Dana Kas Desa Dipakai Parcel Lebaran

“Bisa dibuktikan, di taman seribu lampu kalau malam sudah larut. Tapi di sana hanya digunakan untuk transaksi saja,” ujarnya.

Pihaknya menduga, tempat yang biasa menjual alat kontrasepsi saat malam tahun baru bakal kehabisan stok. Ada indikasi, jika yang memanfaatkan alat kontrasepsi tersebut adalah para remaja.

“Para remaja yang cenderung memanfaatkan. Itu seperti sudah direncanakan,” ungkapnya.

Terkait tindakan sweping di hotel maupun di tempat lain, menurut dia, bukan kewenangan pihak BPMPKB.

“Itu kewenangan aparat. Kami hanya pembinaan dan langkah pencegahan,” pungkasnya. (Ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *