Basmi Ulat Jati Dengan Solar

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Tuban, Jawa Timur, langsung merespon fenomena ulat jati yang meresahkan warga setempat. Salah satu upayanya adalah menyemprotkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar, terhadap ulat yang menyerbu pemukiman warga sejak tiga hari terakhir.

“Sementara kita uji coba keefektifan Solar tersebut terhadap ulat,” kata Sekretaris BPBD Tuban, Joko Ludiono, kepada Suarabanyuurip.com.

Apabila solar tidak berpengaruh, maka BPBD akan menggunakan obat lainnya setelah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Tuban.

“Sementara ulat pasca disemprot langsung mati,” imbuhnya.

Diketahui, ulat jati tersebut merupakan proses alami, akibat perubahan musim kemarau ke musim penghujan. Selain itu, menipisnya jumlah burung pemakan ulat menjadikan perkembangan ulat tak terkendali.

Selain di Kecamatan Semanding, ulat yang bergelantung di bawah pohon jati sudah menyebar di seluruh Kabupaten Tuban. Mulai Kecamatan Semanding, Plumpang, Grabagan, Rengel, Palang, dan Jenu.

“Laporan terbanyak dari Kecamatan Semanding,” ujarnya.

Sesuai proses alami, ulat jati tersebut akan terus menyebar selama 10 hari sebelum menjadi kepompong. Tak lama pada fase metamorfosis sempurna, kepompong tersebut akan menjadi kupu-kupu.

Baca Juga :   Angling Dharma Soroti Penjualan Premium di SPBU Bojonegoro

Pun demikian, banyaknya ulat bahkan mencapai ribuan sangat meresahkan masyarakat setempat. Terbukti, setiap saat warga harus membersihkan dinding, teras, bahkan kamar tidur dari ulat.

“Ulat jati tahun ini lebih banyak dari tahun sebelumnya,” sambung Wasiah (45), Warga Desa Bhektiharjo, Kecamatan Semanding, mengungkapkan.

Sementara, warga membasmi ulat dengan cara menyemprotkan obat rumput. Hasilnya banyak ulat yang mati, tetapi setiap hari selalu bertambah banyak.

“Ada yang hanya disapu, bahkan di bakar,” pungkasnya.(aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *